Caranya Gampang Tinggal Klik
Investasi Menguntungkan /........!!!!
Investasi aman asetmandiri.com Adalah sebuah program briliant yang akan merubah anda menjadi seorang yang memiliki kebebasan finansial selamanya. Anda akan memiliki penghasilan secara Unlimited / Terus - Menerus bahkan ketika Anda sedang Berlibur atau tidur sekalipun. Tidak hanya itu, Rekening bank anda juga akan kebanjiran Rupiah terus-menerus tanpa terkendali.
disini anda hanya memerlukan 1X investasi yang sangat murah untuk semur hidup, anda akan mendapatkan sistem ajaib super canggih yang akan mengembangkan dan melipat gandakan nilai investasi anda dalam waktu singkat
Wednesday, May 11, 2011
Tuesday, May 10, 2011
WhatsApp Messenger
WhatsApp Messenger
oleh: WhatsApp Inc.
Jaringan sosial - 1,10 MB
Break free, to chat with everybody! Download Whatsapp sekarang untuk bisa chat dengan semua teman kamu.
Monday, May 9, 2011
Sunday, May 1, 2011
Yudhoyono: Jalan Tengah Saya Dipandang Kurang Tegas Oleh Dodi Ibnu Rusydi | Newsroom Blog
Senin lalu, wawancara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono disiarkan televisi Amerika Serikat di The Charlie Rose Show. Charlie Rose adalah seorang jurnalis AS. Baru-baru ini, ia datang ke Indonesia mewawancara sejumlah orang sebelum sesi tanya jawab dengan Yudhoyono.
Di wawancara itu, Rose menodong Yudhoyono dengan sejumlah pertanyaan menarik, seperti bagaimana ia menanggapi pendapat umum bahwa sang presiden kurang tegas, terutama dalam menghadapi sejumlah gerakan radikal, juga siapa yang ia persiapkan untuk 2014. "Saya belum temukan sekarang, tapi saya harap nantinya bisa mendukung seseorang," kata Yudhoyono.
Indonesia tak butuh orang kuat
Sebelum wawancara dengan Yudhoyono, Charlie Rose bertanya ke sejumlah tokoh, antara lain anggota Dewan Pers Bambang Harymurti, tentang kritik publik terhadap Yudhoyono yang dipandang kerap terlalu berhati-hati, dipandang lemah dan peragu. "Bagi saya pribadi, dan pendapat saya ini minoritas, rakyat Indonesia saat ini tidak butuh orang yang kuat, karena demokrasi justru bisa tak berfungsi. Mereka terbiasa dengan pemimpin yang kuat di masa lalu. Bila ingin demokrasi berhasil, harus ada perasaan bahwa demokrasi bergantung pada Anda," kata Bambang.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui naiknya radikalisme Islam, tapi tak mengkhawatirkan hal itu berkembang di luar kendali. Menurut dia, kelompok radikal hanya memiliki sedikit anggota. Ia yakin pemerintah bisa mengendalikan aktivitas kelompok radikal dengan cara menguatkan pemimpin-pemimpin agama melalui antara lain pendidikan.
Di wawancara itu, Rose menodong Yudhoyono dengan sejumlah pertanyaan menarik, seperti bagaimana ia menanggapi pendapat umum bahwa sang presiden kurang tegas, terutama dalam menghadapi sejumlah gerakan radikal, juga siapa yang ia persiapkan untuk 2014. "Saya belum temukan sekarang, tapi saya harap nantinya bisa mendukung seseorang," kata Yudhoyono.
Indonesia tak butuh orang kuat
Sebelum wawancara dengan Yudhoyono, Charlie Rose bertanya ke sejumlah tokoh, antara lain anggota Dewan Pers Bambang Harymurti, tentang kritik publik terhadap Yudhoyono yang dipandang kerap terlalu berhati-hati, dipandang lemah dan peragu. "Bagi saya pribadi, dan pendapat saya ini minoritas, rakyat Indonesia saat ini tidak butuh orang yang kuat, karena demokrasi justru bisa tak berfungsi. Mereka terbiasa dengan pemimpin yang kuat di masa lalu. Bila ingin demokrasi berhasil, harus ada perasaan bahwa demokrasi bergantung pada Anda," kata Bambang.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengakui naiknya radikalisme Islam, tapi tak mengkhawatirkan hal itu berkembang di luar kendali. Menurut dia, kelompok radikal hanya memiliki sedikit anggota. Ia yakin pemerintah bisa mengendalikan aktivitas kelompok radikal dengan cara menguatkan pemimpin-pemimpin agama melalui antara lain pendidikan.
Subscribe to:
Comments (Atom)